Berusaha menjadi yang
terbaik dari yang baik, dengan membaca banyak pengetahuan yang didapat, dan
selalu berfikir kreatif. Kata-kata ini yang selau dilontarkan oleh kedua orang
tua ku.
Aria Andono adalah nama
yang diberikan oleh kedua orang tua ku, aku anak kedua dari 3 bersaudara, tinggi
badan ku hanya 160 cm, namun hal itu tidak menjadi masalah bagiku, aku selalu
berambisi untuk jadi pemain Band tapi semuanya hanya hayal ku saja.
Waktu begitu cepat
berlalu, aku merasa tidak banyak perubahan dalam dariku yang aku rasakan, tidak
aku sadari dengan berjalanya waktu yang begitu cepat umurku sudah semakin tua
dan sekarang umurku 19 tahun, di umur ku yang cukup dewasa ini banyak kenangan
yang mungkin sulit untuk aku lupakan dan bahkan ada kenangan yang ingin ku
lupakan, sebuah kenangan yang tidak ingin
aku simpan dimemori ingatanku dan sehingga tidak dapat terputar kembali namun
ada kenangan yang ingin kusimpan baik-baik didalam memoriku kemudian ingin aku
putar kembali kenangan itu.
Dalam hidup ini mamang
tak lepas dari sebuah masalah, banyak orang yang bilang disetiap masalah pasti
ada jalan keluar tergantung kita yang menghadapinya, namun kenyataanya kita
selalu terlalu larut dalam masalah yang kita hadapi, tidak ada jalan keluar
yang didapatkan, mungkin terlalu sulit bagiku untuk mencari sebuah jalan
keluar, terkadang hati ini menangis
berjuang mencari jalan keluar untuk sebuah masalah.
Di umurku yang 19 tahun
ini aku ingin bercerita tentang masalalu ku ketika aku duduk dibangku SMP dan beranjak
dibangku SMA hingga dibangku Perkuliahan, masalalu atau kenangan begitu menarik
bagi ku karna disetiap kenangan terdapat momen dan makna-makna kehidupan yang
dapat kita renungkan, terkadang kita melupakan momen dan makna-makna yang
terkandung didalam sebuah kenangan.
Berbicara tentang
pelajar SMP sering kali aku berfikir pelajar SMP adalah sebuah langkah awal pelajar
yang akan memulai lahkahnya mencari jalan hidup, mungkin ada yang mengawali
langkahnya dengan kenakalan dan ada juga yang mengawali langkahnya dengan
prestasi. Aku menyadari ketika aku duduk dibangku SMP setiap langkah yang ku
lakukan aku telah mengawali langkah ku dengan kenakalan, kemalasan, dan
pergaulan yang biasa dikatakan pergaulan bebas.
Dikelembapan kabut yang
tebal aku terbangun dalam tidurku, tepatnya aku terbangun tepat jam 05:30 pagi,
di pagi itu aku merasa gembira karna dihari itu kali pertama aku memulai hari
ku menjadi pelajar SMP, dengan gembira aku berjalan berangkat dari rumah menuju
sekolah SMP N2 Tumijajar tepatnya, dalam perjalanan aku melihat berbagai macam
wajah, ada beberapa wajah yang aku kenal dan wajah yang tidak aku kenali.
Ketika aku sampai disekolah aku berjalan mengelilingi setiap sudut sekolah,
disetiap langkah aku berjalan, rasa kaku, takut, malu, dan bahagia bercampur
aduk menjadi satu. Disini lah aku memulai segalanya, “SMP N2 Tumijajar kelas VIII C”, aku duduk dibangku nomer tiga
dari depan, dibalik ketenangan ketika aku duduk, aku merasakan ketegangan dan sedikit
rasa malu mungkin karena wajah-wajah asing yang tidak aku kenal sebelumnya,
disetiap wajah-wajah asing yang aku liat beberapa diantara mereka menjadi teman
dekat ku diantaranya adalah Adi, Debi, dan Nia, mereka menjadi bagian
perjalanan langkah ku dimasa aku duduk dibangku SMP.
Berjalanya waktu yang
begitu cepat aku beranjak kekelas IIX naik satu tingkat dari kelas VIII, dikelas
IIXC inilah aku mulai mengenal sosok perempuan dan mengenal ketertarikan lawan
jenis, aku percaya bahwa wanita dan cinta telah menjadi bagian perjalanan hidup
setiap lelaki didunia ini.
Ita kelas IIX B, Ita
fitria nama lengkapnya, tinggi 166 cm, berambut panjang, dan kulit putih. Kehadiran
dia didalam hidup ku adalah langkah awal perjalanan cinta ku. Perjalanan cinta
dia dan diri ku “cinta pada pandangan pertama”.